German
English
Turkish
French
Italian
Spanish
Russian
Indonesian
Urdu
Arabic
Persian

Pertanyaan ke-65:

Apa pandangan kaum beriman muslim tentang kedatangan Yesus pada akhir zaman? Apakah Ia datang untuk semua umat mausia, atau „hanya“ untuk orang kristen? Apakah ada ilmuwan islam yang berpendapat, bahwa pada akhir zaman Yesus akan mengadili semua manusia? (DE)

 

Jawaban: Pertanyaan ini sebenarnya paling baik dibahas oleh seorang yang beragama islam. Di sini saya hanya paparkan ala kadarnya beberapa hal penting dan relevan dari Kitab-Kitab utama agama Islam, Al-Quran dan Hadis.

 

Titik tolak pandangan Islam tentang kedatangan Yesus kembali pada akhir zaman terdapat dalam Sura 4, 159. Lihatlah dan simaklah titik tolak ini dalam sebuah kesinambungan dengan ayar-ayat sebelumnya:

 

4, 157 „dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa, 158 tetapi Tuhan telah mengangkat Isa kepadaNya dan Tuhan itu Maha Kuasa dan Bijaksana. 159 Tidak ada seorang pun dari orang-orang Kitab, yang tidak akan beriman kepadanya sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti, Isa itu akan menjadi saksi atas diri mereka.

 

Penjelasan dari A. Th. Khoury tentang ayat ke-4, 159 (dalam: Der Koran. Arabisch-Deutsch. Terjemahan dan komentar ilmiah. Jilid ke-5, Gütersloh 1994, hal. 257 dst.)

4,159 (158): Tidak ada seorang pun dari orang-orang Kitab, yang tidak akan beriman kepadanya sebelum kematiannya: Yang dimaksudkan adalah orang Yahudi dan orang Kristen. Pernyataan ini merujuk pada kematian orang-orang Yahudi dan orang Kristen: Sebelum mereka meninggal, mereka percaya kepada Yesus sesuai dengan kebenaran yang dikatakan tentangNya: Ia adalah sungguh-sungguh Messias, utusan Allah (demikianlah yang dialamatkan kepada orang-orang Yahudi: lihat 4,157), atau Ia bukanlah Putra Allah, melainkan hamba Allah (demikianlah yang dialamatkan kepada orang kristen: 4,171-172). Ini bisa terjadi pada saat-saat terakhir kehidupan atas perintah Malaekat yang akan menerima jiwa-jiwa orang yang meninggal, atau setelah kematian, ketika segala-galanya sudah terlambat.

Satu penjelasan lain mengalamatkan kata sebelum pada pribadi Yesus: Sebelum Yesus meninggal. Yang dimaksudkan adalah akhir zaman setelah kedatanganNya kembali, dimana semua orang Yahudi dan kristen yang masih hidup akan mendapatkan dan menemukan iman yang benar.

 

Pada hari kebangkitan Ia akan menjadi saksi atas mereka: 2,143

 

Al-Quran mengatakan: “Harinya akan tiba, dan dari setiap masyarakat kami akan memilih satu saksi dari antara mereka” (16,89; bdk. 16,84). Di sini Yesus digambarkan sebagai yang melawan orang-orang yahudi yang tidak mau percaya kepadaNya, tetapi juga melawan orang-orang kristen yang memiliki iman yang keliru ketika memberi kesaksian tentangNya.

 

Berdasarkan tradisi islam (berdasarkan Hadit yang bagi kebanyakan orang islam kebenarannya masih diragukan), pada akhir zaman Yesus pertama-tama turun dari Surga ke tanah suci. Pada saat itu ia akan bersikap sebagai layaknya seorang muslim sejati: Ia akan menghancurkan semua orang yang melawan kekristenan dan akan menghidupkan kembali doa pagi tertulis di Yerusalem, dimana Ia sendiri masuk dalam jajaran para pendoa di belakang pemimpin doa. Ia akan memusnahkan segala hal yang bertentangan dengan hukum islam, Ia akan membunuh babi-babi dan menghapuskan segala tanda serta hal-hal dan bangunan-bangunan yang tidak sesuai dengan iman islam orthodoks yang keras (seperti salib, Gereja dan Bait Allah atau Sinagoga). Ia akan memberi kesaksian melawan orang-orang Yahudi dan kristen, dan orang-orang kristen yang tidak menerima islam akan dibunuhNya. Dengan itu Ia akan berkuasa atas sebuah kerajaan yang satu dan sempurna, Ia akan memerintah sebagai seorang raja yang adil dan segala ciptaan akan menikmati perdamaian selama empatpuluh tahun lamanya. Supaya Ia juga sama dengan para nabi yang lain, Ia akan menikah dan mempunyai anak. Ia juga akan meninggal dan dikuburkan di samping kubur nabi Muhamad serta Khalifah-khalifah pertama Abu Bakr dan Umar. Ahirnya datang juga saat pengadilan terakhir. Allah akan duduk sebagai Hakim dunia dan menentukan segala-galanya dalam kekuasaan tanganNya. Ia akan menentukan, siapa yang bisa menjadi pengantara umat manusia. Satu dari antara orang-orang pilihan Allah ini adalah Yesus, karena Al-Quran melihatNya sebagai seorang yang diperhitungkan Allah, baik di dunia maupun di surga (3,45). Yesus adalah seorang yang menyandang pengutusan profetis di dunia dan martabat pengantara pada hari penghakiman. Tambahan lagi, pada saat kebangkitan dan penghakiman terakhir, Yesus akan memberikan kesaksian tentang orang-orang kitab (4,159). [Orang islam dan orang-orang yang bukan termasuk dalam orang-orang kitab tidak termasuk dalam kategori ini]. (Hadis-hadis yang berbicara tentang kedatangan kembali Yesus pada akhir zaman dapat dilihat dalam: Ibn Kathir. Tafsir al-Quran, I, hal. 547-552). Sebagaimana yang sudah dikatakan, antara muslim generasi dulu dan sekarang terdapat perbedaan besar dalam hal tingkatan kredibilitas, terutama kalau melihat hadis-hadis yang dirpesentasikan oleh Ibn Kathir (k.l. 1300- 1373). Kutipan-kutipan langsung dari hadis ini terdapat dalam risalah populer dan polemis dari Muhammad ’At?’ur-Rahïm dan Ahmad Thomson berjudul: Jesus, Prophet of Islam, London: Ta-Ha Publishers 1996, hal 271-278

_________________________________________________________

Penerjemah: Prof. Dr. Polykarp Ulin Agan

Kontak

J. Prof. Dr. T. Specker,
Prof. Dr. Christian W. Troll,

Kolleg Sankt Georgen
Offenbacher Landstr. 224
D-60599 Frankfurt
Mail: fragen[ät]antwortenanmuslime.com

More about the authors?