German
English
Turkish
French
Italian
Spanish
Russian
Indonesian
Urdu
Arabic
Persian

Pertanyaan ke-90:

Dalam Injil Yesus mengatakan: „Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak“ (Mat 12,32). Apakah Roh Kudus itu lebih tinggi daripada Putra? Bukankah dalam pandanganmu ketiga-tiganya memiliki hakekat yang sama? (TR)

 

Jawaban: Manusia itu dapat dimaafkan, kalau ia membuat kesalahan berhadapan dengan martabat Tuhan Yesus yang tersembunyi dalam sosok perhambaanNya sebagai „putra manusia“, 8,20. Tidak demikianlah halnya kalau ia menutup mata dan hatinya terhadap karya nyata Roh Kudus yang disempurnakan oleh Yesus. Sejauh ia menumbuhkan dalam dirinya kekuatan-kekuatan yang melawan Allah dan karya-karya Roh Kudus ini dan dengan itu menempatkan Yesus sebagai musuh Allah, dengan sendirinya ia menampik tawaran tertinggi Allah baginya dan menempatkan dirinya di luar jalur keselamatan, bdk. Ibr 6,4-6; 10,26-31.

 

_________________________________________________________

Penerjemah: Prof. Dr. Polykarp Ulin Agan

Kontak

J. Prof. Dr. T. Specker,
Prof. Dr. Christian W. Troll,

Kolleg Sankt Georgen
Offenbacher Landstr. 224
D-60599 Frankfurt
Mail: fragen[ät]antwortenanmuslime.com

More about the authors?